Sebenarnya, harga yang toko itu tawarkan terbilang sudah murah. Namun tahukah Anda, kalau Anda cukup mengenal spesifikasi hardware komputer dan harga yang sedang berkembang, Anda bisa membeli komputer ‘paket murah’ itu dengan harga yang lebih murah lagi. Caranya dengan memilih satu per satu spesifikasi hardware komputer yang ingin Anda beli. Namun, jalan menuju ke sana (belanja komputer dengan memilih satu per satu komponen hardware) butuh waktu dan harus selalu mengikuti perkembangan harga dan teknologi. Namun bagi Anda pengguna baru, jangan berkecil hati, ada beberapa tips yang saya sarikan ke dalam ‘Sepuluh Tips’ yang bisa Anda jadikan rujukan agar bijaksana saat berbelanja komputer.
Saya berasumsi, Anda adalah tipe pembeli (pengguna) komputer kebanyakan, yang ingin menggunakan komputer untuk hampir semua keperluan, mulai dari mengetik, mendengar lagu, menonton film, bahkan bermain game kelas menengah. Agar Anda memperoleh komputer yang layak pakai untuk berbagai kebutuhan hingga beberapa tahun ke depan, budget yang harus Anda siapkan sedikitnya Rp 3 juta. Jangan berpikir harga itu terlalu mahal, kita lihat dulu spesikasi komputer seperti apa yang Anda peroleh dengan harga sebesar itu.
Langkah pertama yang harus Anda pertimbangkan saat membeli komputer adalah memilih motherboard yang pas. Memilih motherboard bisa gampang-gampang susah karena begitu banyak merek dan jenisnya. Ada dua jenis motherboard berdasarkan pabrikannya, yaitu Intel dan AMD. Kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam hal pemilihan motherboard yang ‘cocok’ terlepas dari buatan pabrikan apapun itu, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui. Apakah motherboard itu sudah mendukung harddisk SATA dan tersedia berapa slot? Berapa slot RAM DDR2 (memori) yang dimilikinya? Apakah menyediakan slot ekspansi untuk kartu grafis? Berapa slot PCI-nya? Hingga sejauh mana motherboard itu mendukung kalau kita meng-upgrade prosesornya?
Wow, bahasanya teknis sekali, apa maksud Anda sebenarnya? Sabar, saya akan jelaskan satu per satu dan langsung ke pokok pembahasan.
Tips pertama yang harus Anda perhatikan saat membeli komputer adalah jangan membeli prosesor kelas Celeron yang harganya jauh lebih murah, kecuali Anda sangat sensitif terhadap selisih harga. Lebih baik Anda membeli prosesor generasi lebih baru seperti Pentium 4 Hyper-Threading (HT), Pentium D, Dual Core atau Core 2 Duo. Anda bisa saja membeli prosesor Intel kelas Celeron (Misal Celeron 2,66 GHz, harga sekitar Rp 325.000) namun kinerja komputer akan menurun drastis apabila menjalankan banyak aplikasi sekaligus (multi-tasking) dibandingkan kita menggunakan Pentium E2140 1.6GHz (Dual Core) seharga sekitar Rp 700.000 atau Pentium 4 631 berkecepatan 3.0 GHz HT seharga sekitar Rp 650.000. Khusus untuk jajaran prosesor berlabel Pentium E2xxx dibangun dari mikroarsitektur Core (seperti halnya prosesor Core 2 Duo), namun dengan beberapa pengurangan spesifikasi. Contohnya FSB cuma 800MHz, L2 cache cuma 1MB, serta tidak mendukung VT (virtualisasi). Namun kehebatan prosesor seri ini adalah kemampuan overclock-nya yang sangat tinggi.
Tips kedua, beli harddisk berjenis SATA II. Alasannya, harddisk jenis ini kecepatan baca tulisnya sudah lebih cepat (teoritisnya 300MB/detik) dan harganya malah lebih murah dibandingkan harddisk berjenis PATA (harddisk model lama).
Tips ketiga, jangan membeli harddisk ukuran 80 GB. Sudah lebih bijak kalau kita membeli harddisk ukuran 160 GB saja karena selisih harganya tipis, sekitar Rp 50.000 - Rp 80.000.
Tips keempat, beli memori yang sudah DDR2. Oleh sebab itu, pastikan motherboard yang kita beli sudah mendukung memori jenis ini. Selain kemampuannya sudah lebih baik, memori versi lama seperti SDRAM dan DDR harganya malah lebih mahal. Lihat saja harga memori DDR2 PC-4200 ukuran 1GB merek Kingston harganya sekitar Rp 340.000 sedangkan harga memori versi sebelumnya DDR 400 PC-3200 1 GB merek Kingston, harganya dua kali lipat, Rp 600.000.
Tips kelima, beli memori DDR2 minimal berukuran 512 MB. Walaupun komputer yang kita beli ditujukan hanya untuk pekerjaan mengetik atau mendengar lagu, namun sistem operasi sekarang ini membutuhkan memori yang besar. Agar bisa menggunakan Windows XP dengan cukup nyaman, mempunyai memori 512 MB sudah menjadi keharusan. Pilihan paling bijaksana, Anda membeli memori DDR2 ukuran 1 GB (667 PC-5300) yang harganya sekitar Rp 250.000. Soalnya, buat apa membeli memori lebih kecil seperti 256 MB (Rp 130.000) atau 512 MB (Rp 150.000) kalau harganya hanya terpaut tipis dengan memori 1 GB. Sudah bisa dipastikan, memori DDR2 1 GB akan mendongkrak kinerja komputer menjadi lebih cepat dan mampu menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan.
Komputer Bagus untuk Segala Kebutuhan | ||
| Qty | Spesifikasi | Harga (perkiraan) |
| 1 | Motherboard ASUS P5GC-MX Supports Core 2 Duo CPU | Rp 540,000 |
| 1 | Processor Dual Core Pentium E2160 1.8GHz | Rp 748,000 |
| 1 | DDR2 1 GB 667 PC-5300 | Rp 225,000 |
| 1 | Maxtor Harddisk 160 GB 7200 RPM SATA II, 2 MB Cache | Rp 525,000 |
| 1 | Samsung Combo CD Rewriter | Rp 231,000 |
| 1 | Locent Internal Modem | Rp 45,000 |
| 1 | Casing merek Ecase | Rp 140,000 |
| 1 set | Keyboard standar dan mouse optik | Rp 30,000 |
| 1 | Monitor LG 17" SemiFlat | Rp 780,000 |
| 1 | Kartu Grafis Sparkle GeForce 7600 GT 256 MB (optional) | Rp 1,200,000 |
| Total Biaya | Rp 3,264,000 | |
Tips keenam, jangan beli CD-ROM biasa atau CD-RW. Pilihan paling bijaksana, kita membeli DVD Combo (DVD-ROM plus CD-RW), artinya kita bisa memutar dan membakar data ke CD sekaligus memutar DVD. Alasan pertama, karena harga DVD Combo sudah sangat murah. Alasan kedua, sekarang sudah era menggunakan DVD. Harga CD-ROM biasa sekarang ini berkisar antara Rp 120.000 – Rp 150.000. Bila dibandingkan dengan harga CD-ROM itu, harga DVD Combo cuma lebih mahal Rp 100.000 – Rp 150.000. Kalau Anda punya dana tambahan, bisa membeli DVD-RW (bisa membakar data ke CD dan DVD) dengan harga sekitar Rp 350.000.
Tips ketujuh, pastikan motherboard memilik slot PCI yang cukup. Sebisa mungkin motherboard memiliki 1x PCI Express x16, 2x PCI Express x1, dan 1x PCI. Bagi Anda yang ingin menikmati bermain game lebih dahsyat, kehadiran slot PCI Express x16 sudah menjadi keharusan. Di dalam slot inilah kita menambahkan kartu grafis tambahan agar bisa memainkan game 3D favorit atau membuat komputer kita layak diinstal Windows Vista. Bagi Anda yang mempunyai budget terbatas, kartu grafis onboard (onboard VGA) – sudah ditanam di motherboard – sudah cukup untuk memainkan game-game ringan (bukan 3D). Namun bagi Anda yang punya dana tambahan, tidak ada salahnya menambah kartu grafis kelas menengah seperti seri 7 (depannya angka 7). Misalnya GeForce 7200GS (merek apa saja) dengan harga sekitar Rp 400.000 – Rp 500.000. Kalau mau lebih bagus lagi dan harganya tentu lebih mahal lagi, Anda bisa memilih mulai dari GeForce 7300 GT hingga 7600 GT. Kartu grafis kelas lebih tinggi lagi adalah seri 8 seperti Geforce 8600GT/S atau Geforce 8800GTS. Sedangkan slot PCI Express x1 berguna kalau kita ingin menambah modem, kartu suara, TV Tuner, dan sebagainya.
Tips kedelapan, beli casing PC dengan power listrik yang mendukung kebutuhan hardware PC dan mempunyai front USB dan Audio. Daripada capek-capek colok flashdisk atau earphone ke belakang PC, lebih baik beli casing yang sudah menyediakan front USB dan Audio. Sekarang hampir semua motherboard menyediakan fasilitas front USB dan Audio, jadi sangatlah bijaksana kalau kita membeli casing yang ada front USB dan Audio-nya.
Komputer Ekonomis untuk Kebutuhan Standar | ||
| Qty | Spesifikasi | Harga (perkiraan) |
| 1 | Motherboard ASUS P5GC-MX Supports Core 2 Duo CPU | Rp 540,000 |
| 1 | Processor INTEL Celeron D 346 3.06 GHz | Rp 415,000 |
| 1 | DDR2 512 MB 533 PC-4200 | Rp 135,000 |
| 1 | Maxtor Harddisk 80 GB 7200 RPM SATA II, 2 MB Cache | Rp 470,000 |
| 1 | Samsung CD-RW | Rp 170,000 |
| 1 | Locent Internal Modem | Rp 45,000 |
| 1 | Casing merek Ecase | Rp 140,000 |
| 1 set | Keyboard standar dan mouse optik | Rp 30,000 |
| 1 | Monitor Multimax 17" SemiFlat | Rp 660,000 |
| Total Biaya | Rp 2,605,000 | |
| * Toko komputer yang baik biasanya memberikan mouse pad, plastik monitor dan keyboard secara gratis | ||
| * Harga diperoleh berdasarkan pengalaman belanja komputer akhir Jan 2008 | ||
| * Harga bisa berubah-ubah | ||
Tips kesembilan, beli monitor dengan ukuran minimal 17". Era monitor 15" sudah berlalu. Daripada ‘malu-maluin’, mengaku punya PC dual core namun monitornya 15", lebih baik bersikap bijaksana. Sebab harga monitor 17" sudah bisa kita peroleh dengan harga terjangkau. Kalau yang bermerk ‘kurang terkenal’ kita cukup membayar sekitar Rp 660.000,-. Kalau Anda mau yang ‘punya merk’ seperti LG semiflat, Anda cukup keluar uang sekitar Rp 780.000. Bagi Anda yang punya dana lebih, bisa memilih monitor LCD yang hemat tempat dan hemat listrik, harganya mulai dari Rp 1,5 juta.
Tips kesepuluh, jangan malas bertanya. Tanyakan ke toko penjual sejauh mana layanan mereka kalau komputer bermasalah, lama garansi, catat alamat dan nomor telepon toko tersebut. Ada baiknya, kita membeli komputer langsung ke toko penjual. Kalaupun membeli komputer dari pameran, luangkan waktu untuk mampir ke toko mereka dan jalin komunikasi. Anda juga perlu mampir ke toko-toko lain untuk membandingkan layanan dan harga.
Hal-hal lain seperti dukungan motherboard untuk jaringan (LAN), USB port, mouse, atau keyboard tidak perlu Anda cemaskan karena motherboard masa kini sudah mendukungnya secara on-board. Jadi Anda tidak perlu lagi menambah kartu LAN, kartu USB, dan sebagainya. Sedangkan untuk speaker standar bisa Anda peroleh dengan harga Rp 15.000, satu set keyboard dan mouse optik standar sekitar Rp 30.000.








Processor atau juga disebut dengan Central Processing Unit (CPU), dilambangkan dengan µP atau uP adalah sebuah hardware yang melaksanakan perintah (Instruksi) serta mengolah data dari Software. CPU diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket chip atau IC (Integrated Circuit) tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor chip tunggal ini telah umum dalam implementasi CPU. CPU terbentuk dari kumpulan jutaan transistor yang terletak dalam sebuah paket chip atau IC (integrated Circuit) semikonduktor. Bentuknya kecil, IC ini terbuat dari lempengan silikon.
Floppy Disk adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang.
Hard drive adalah media untuk menyimpan data dan sebagai sistem untuk menjalankan semua program yang ada pada computer. Jenisnya sangat banyak dari bermacam-macam perusahaan hard drive. Hard disk memiliki keterbatasan waktu pakai, tetapi lamanya tergantung dari frekuensi pemakaian dalam komputer tersebut. Jika dinyalakan nonstop 24 jam, maka usia hardisk tersebut tidak lebih dari 2 tahun atau ekuivalen dengan 6000-7000 jam saja.
Casing untuk komputer berprocessor s/d 2 (P II) adalah model AT. Setelah perubahan tingkatan menjadi P III dan IV maka casing menyesuaikan powernya dengan menambah fasilitas dan daya serta design maka menjadi ATX. Perbedaan pada kedua jenis casing ini adalah pada output power dan jenis soket untuk menunjang Main Board yang ada.
CD-ROM (Compact Disc – Read Only Memory) adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data.
Keyboard adalah perangkat penting dari komputer yang berfungsi untuk mengetik. Tanpanya, kita tidak bisa melakukan pekerjaan kita dengan cepat.
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). Sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah. Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right click). Mouse terdiri dari beberapa jenis port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless. Mouse juga berkembang dengan pesat, mulai dari yang tanpa kabel wireless hingga yang berjenis optic. Beberapa perusahaan ada yang mengeluarkan produk secara 2in1 (yaitu keyboard dan mouse) ada pula yang mengeluarkan 3in1 yaitu plus speaker. Dari segi harga memang lebih murah, tetapi ada juga kelemahannya yaitu pada kualitas suara kurang bagus.
Monitor adalah suatu tipe data abstrak yang dapat mengatur aktivitas serta penggunaan resource oleh beberapa thread. Ide monitor pertama kali diperkenalkan oleh C.A.R Hoare dan Per Brinch-Hansen pada awal 1970-an. Monitor terdiri atas data-data private dengan fungsi-fungsi public yang dapat mengakses data-data tersebut. Method-method dalam suatu monitor sudah dirancang sedemikian rupa agar hanya ada satu buah method yang dapat bekerja pada suatu saat. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar semua operasi dalam monitor bersifat mutual exclusion.
Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:


